May 7, 2013

Mungkin


Aku mengerti,rasa ini jatuh disaat yang tak tepat
Ketika kau telah menemukan sriwedarimu.
Aku juga mengerti,betapa dalam pijakan kasih yang telah jauh kau langkahkan
Sungguh,maafkan keegoisanku

Namun,entah mengapa
Duduk berdua disampingmu,memberikanku indahnya makna kenyamanan.
Bersamamu pula, hari-hariku terasa  lebih sempurna
Mendengar canda tawamu,
Memandang raut unik wajahmu ,
Dan ,merasakan  seluruh kebaikanmu
Seolah-olah,bahagia terdengar sesederhana itu

Begitukah makna seorang sahabat?
Seseorang yang membuatmu tersenyum diam-diam saat kau mengingatnya
Ataukah aku yang terlalu berlebihan?
Berlebihan memaknai segala sesuatunya.

Mungkin,
Semua berawal ketika pandangan kita bertemu sekejap
Saat itu pula,aku tersadar
Hidup ini terasa lebih indah dari mimpi terindah yang pernah kualami
Dan,akupun tak ingin terlelap sedetikpun
Untuk mengakhiri keindahan dunia ini.

Roman tak beraksara
Seperti itulah sajakku tanpa angan dirimu
Lirih tak terbaca, 
Tak tergores sedikitpun tinta 

Untukmu aku berpesan,
Tengoklah  bayang dibelakangmu
Disanalah aku akan tetap berpijak
Entah untuk berapa lama

Adriani Sari F 




No comments:

Post a Comment